IMPLEMENTATION OF INOVATION MEETING SPIRITUAL NEEDS FOR SOUL DISORDERS WITH SPIRITUAL CARE METHOD IN RSJ GRHASIA JOGYAKARTA

  • Zetty Wibawa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Laili Nurhidayati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Keywords: spiritual care

Abstract

Latar belakang : Mengacu pada peran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan yang komprehensif meliputi bio-psiko-sosio-spiritual maka pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien dengan kondisi sakit mental amatlah penting. Mengingat kondisi sakit mental dapat mengakibatkan pasien mengalami distress spiritual, sementara kegiatan spiritual terbukti mampu menenangkan klien dalam menghadapi kenyataan tentang penyakitnya.
Tujuan : Inovasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan spiritual pada pasien gangguan mental di bangsal jiwa, sehingga dapat meningkatkan perilaku koping yang adaptif dan memperluas sumber-sumber kekuatan pada pasien.
Metode : Inovasi ini merupakan kegiatan pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien gangguan jiwa dengan menggunakan metode “Spiritual Care” yang kegiatannya dilakukan oleh perawat untuk memenuhi kebutuhan spiritual pasien berdasarkan nilai-nilai keperawatan spiritual yang berfokus pada memberi kesempatan pada pasien untuk mengekspresikan kebutuhan pasien, memberikan kekuatan pada pasien dan memberdayakan mereka terkait dengan penyakitnya.
Hasil inovasi : Hasil pelaksanaan inovasi menyatakan bahwa ada pengaruh pada pasien yang diberikan pendekatan spiritual, minimal pada tingkat pengetahuan dan pemahaman pasien tentang hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri dan orang lain yang terkait dengan perilaku maladaptifnya. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil pre tes dan post tes yang dilakukan pada pasien. Nilai post tes mengalami peningkatan, setelah pasien mengikuti kegiatan selama 4 hari.

Kesimpulan : Bahwa pasien gangguan jiwa masih memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhan spiritualitasnya dan pemahaman spiritual membantu pasien mengingatkan hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri dan orang lain serta kemungkinan akan membantu pasien dalam mengendalikan perilaku maladaptifnya.
Saran : Program kegiatan Spiritual Care pada pasien gangguan jiwa kami harapkan dapat dilanjutkan, sebagai salah satu kegiatan dalam melaksanakan pemberian pelayanan asuhan keperawatan khususnya dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di bangsal jiwa.
Kata Kunci: perawatan spiritual

 

References

Direja, A. D. S. (2011). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.
Deden Dermawan. (2017). The Influence Of Psychoreligious Therapy : Dhikr For Auditory
Dwi Ariani Sulistyowati. (2015). Pengaruh Terapi Psikoreligi Terhadap Penurunan Perilaku
Hallucinations ’ Patients In RSJD dr . Arif Zainudin
Surakarta. Media Publikasi Penelitian
Hidayat, Komaruddin (2006), Psikologi Kematian.
Bandung: Mizan.
Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 4(1), 72–77.
Kusumawati, Farida dan Yudi Hartono. (2010).
Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika
Pieter Z.H dan Namora. (2010). Pengantar Psikologi Dalam Keperawatan. Jakarta: Kencana.
Reska Handayani. (2018). Hubungan Spiritualitas
Dengan Depresi Lansia Di Panti Sosial
Santrock, Jhon. W. Life Span Development, P e rk e mb a n g a n M a sa Hi d u p . Ji l i d I I Erlangga
Towsend, M.C. (2005). Essentials of Psychiatric Mental health Nursing (3rd ed). Philadelphia: F.A.David Company
Yosep, I. (2007). Keperawatan Jiwa. Bandung:
PT. Refika Aditama.
Published
2020-06-30
How to Cite
Wibawa, Z., & Nurhidayati, L. (2020, June 30). IMPLEMENTATION OF INOVATION MEETING SPIRITUAL NEEDS FOR SOUL DISORDERS WITH SPIRITUAL CARE METHOD IN RSJ GRHASIA JOGYAKARTA. JURNAL KEPERAWATAN AKPER YKY YOGYAKARTA, 12(1), 59-64. Retrieved from http://ejournal.akperykyjogja.ac.id/index.php/yky/article/view/18